puasa sunnah dzulhijjah

Jadwal Lengkap Puasa Sunnah Jelang Idul Adha 2022: Puasa Dzulhijjah, Arafah Sampai Tarwiyah

Diposting pada 4 views

JADWAL LENGKAP Puasa Sunnah Jelang Idul Adha 2022: Puasa Dzulhijjah, Arafah sampai Tarwiyah

Tintasantri.com – Berikut jadwal puasa sunah jelang Idul Adha 1443 Hijiriah, mulai puasa Dzulhijjah, Arafah, sampai Tarwiyah.

Seperti dipahami Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah jatuh pada 10 Juli 2022 mendatang.

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi, menyebut menurut hasil hisab, dilaporkan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia telah di atas ufuk.

Meski demikian, dari pemantauan hilal, tidak ada hilal yang terlihat. 

“Dengan demikian secara mufakat, 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Jumat 1 Juli 2022 Masehi,” ungkapnya dikutip dari tayangan YouTube Kemenag RI.

Puasa Sunah Jelang Idul Adha 2022

Untuk menyambut munculnya hari raya kurban tersebut, umat muslim sanggup melakukan amalan-amalan kebajikan.

Termasuk amalan sunah berpuasa, baik puasa Dzulhijjah, Arafah, sampai Tarwiyah.

Keutamaan puasa di permulaan Dzulhijjah ini sesuai sabda Rasulullah SAW, yang tertuang dalam tertuang pada hadits Ibnu ‘Abbas.

Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa Tarwiyah dan Arafah, Puasa sunnah jelang Idul Adha 2022

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melampaui amal sholeh yang dijalankan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”

Lantas kapan jadwalnya?

Karena Idul Adha jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022, dengan demikian: 

– 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat, 1 Juli 2022

– 2 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu, 2 Juli 2022

– 3 Dzulhijjah jatuh pada hari Minggu, 3 Juli 2022

– 4 Dzulhijjah jatuh pada hari Senin, 4 Juli 2022

– 5 Dzulhijjah jatuh pada hari Selasa, 5 Juli 2022

– 6 Dzulhijjah jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2022

– 7 Dzulhijjah jatuh pada hari Kamis, 7 Juli 2022

– 8 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat, 8 Juli 2022

– 9 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu, 9 Juli 2022

Umat muslim sanggup menjalankan puasa sunah di permulaan Dzulhijjah, atau mulai 1 Dzulhijjah.

Artinya puasa sunnah tersebut sanggup dilaksanakan mulai tanggal 1 Dzulhijjah sampai 9 dzulhijjah.

Sementara 10 Dzulhijjah merupakan hari peringatan Idul Adha yang diharamkan untuk berpuasa.

Amalan puasa di permulaan bulan Dzulhijjah dilaksanakan Rasulullah SAW.

Dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi Muhammad SAW mengatakan,

عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari permulaan Dzulhijjah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya.”

Puasa Tarwiyah

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah: Bisa Diucapkan Secara Lisan atau Cukup Dibaca dalam Hati.jpg
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah: Bisa Diucapkan Secara Lisan atau Cukup Dibaca dalam Hati.jpg (https://www.freepik.com/)

Puasa Tarwiyah tergolong puasa di permulaan Dzulhijjah, di mana sanggup dikerjaan setiap tanggal 8 Dzulhijjah.

Atau sanggup dilaksanakan pada Jumat, 8 Juli 2022.

Puasa ini memiliki keutamaannya tersendiri yakni sanggup membersihkan dan meniadakan dosa yang tahun lalu.

Niat puasa Tarwiyah selaku berikut.

نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى

(Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala)

Artinya, “Saya niat puasa sunah Tarwiyah alasannya merupakan Allah Ta’ala.”

Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, artinya menurut kalender masehi dilaksanakan pada Senin, 9 Juli 2022.

Puasa Arafah bernilai aturan sunnah muakkad (sangat dianjurkan).

Puasa Arafah istimewa alasannya merupakan Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul beribadah di Arafah, wilayah di hadapan para Malaikat.

Oleh alasannya merupakan itu, kaum muslimin yang tidak sedang berwukuf di Arafah pun disyariatkan beribadah selaku gantinya berpuasa satu hari di saat kaum muslimin yang berhaji berwukuf di Arafah.

Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust.M. Syukron Maksum, berikut klarifikasi lebih lanjut perihal keunggulan menjalankan Puasa Arafah, di antaranya:

Dengan berpuasa Arafah maka Allah SWT akan menyediakan ampunan atas dosa-dosa di tahun kemudian dan yang mau datang.

Hal tersebut sebagaimana sesuai sabda Rasulullah SAW:

“Dapat menebus dosa tahun yang kemudian dan yang mau datang.” (HR. Muslim).

Dalam hadis lain juga diungkapkan Rasulullah bersabda:

“Puasa pada hari Arafah sanggup menghapuskan dosa selama dua tahun, yakni tahun yang berlalu dan tahun yang mau datang”. (Riwayat jamaah andal hadis kecuali Bukhori dan Turmudzi).

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah alasannya merupakan Allah ta’ala.”