11 Dugaan Korupsi Kredit Macet Bank Plat Merah Disidik Kejati Jatim

Surabaya (TintaSantri.com) – Sebanyak 11 kasus dugaan korupsi kredit macet dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) saat ini sedang diselidiki Kejaksaan Tinggi Jatim (Kejati Jatim) selama semester I 2022.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Mia Amiati melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Jatim, Riono Budi Santoso menjelaskan, 11 kasus korupsi tersebut merupakan pengembangan penyidikan dari tiga kasus kredit macet di BUMN. -Bank milik Provinsi Jawa Timur.

“Masing-masing Cabang Jember senilai Rp 4,7 miliar, Cabang Kota Batu Rp 5,4 miliar, dan Cabang Syariah di Sidoarjo Rp 25 miliar,” katanya.

Sebanyak 10 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga di antaranya merupakan pimpinan cabang di masing-masing bank BUMN tersebut.

Aspidsus Riono membenarkan bahwa dua berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P-21.

“Dari tiga kasus besar itu, kemudian kami pisah atau ‘split’ sehingga terbagi menjadi 11 berkas perkara. Dua di antaranya dalam tahap II, yakni tersangka dan barang buktinya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri untuk diadili,” dia berkata.

Aspidsus Riono Budi Santoso menegaskan kasus korupsi akibat kredit macet pada bank yang sama di cabang lain selama semester lalu juga telah diselidiki di berbagai kejaksaan di wilayah Jawa Timur.

“Sementara saat ini tercatat 63 kasus,” katanya. [uci/but]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *