20 Anggota DPRD Jember Absen, Pengesahan Perda LPP APBD 2021 Tertunda

Jember (TintaSantri.com) – Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, berhalangan hadir dengan berbagai alasan pada rapat paripurna penandatanganan bersama Perda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, pukul gedung DPRD, Jumat (29/7/2022) siang.

Akibat ketidakhadiran mereka, jumlah peserta sidang tidak mencapai kuorum yang mengharuskan dua pertiga anggota Dewan untuk pengambilan keputusan atau setara dengan 33 anggota dewan. Dengan demikian, pengesahan bersama perda oleh Bupati Hendy Siswanto dan pimpinan DPRD Jember itu tertunda.

Sebelum ditunda, sidang paripurna yang seharusnya dimulai pukul 13.00 WIB mengalami molor hingga dua jam karena setidaknya ada anggota DPRD Jember. Sementara itu Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman hadir bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Pukul 15.00, sidang dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Jember, Agus Sofyan. Namun, hanya 23 dari 50 anggota DPRD Jember yang hadir. Kehadiran sepuluh anggota Dewan lagi diperlukan agar rapat paripurna dapat berlangsung.

Sesuai dengan Peraturan DPRD Jember Nomor 1 Tahun 2019, sidang ditunda selama satu jam untuk menunggu kehadiran anggota Dewan lainnya. Namun, hingga skorsing dicabut pada pukul 16.00 WIB, jumlah anggota DPRD Jember yang hadir hanya bertambah enam orang menjadi 29 orang. Empat orang lagi dibutuhkan untuk kuorum.

Agus kembali mengetuk palu pengadilan sebagai tanda skorsing kedua selama satu jam berikutnya. Namun lagi-lagi hingga pukul 17.00 WIB, total hanya 30 anggota DPRD Jember yang hadir dan menandatangani daftar hadir resmi yang dibuat sekretariat.

Berdasarkan peraturan DPRD Jember, karena kuorum belum terpenuhi, ketua rapat dapat menunda rapat paling lama tiga hari atau sampai waktu yang ditentukan oleh Badan Permusyawaratan. Akhirnya diputuskan sidang paripurna dilanjutkan pada Minggu (31/7/2022) malam.

Agus Sofyan menyatakan, tidak ada alasan yang diberikan sebagian anggota DPRD yang absen kepada pimpinan DPRD Jember dan pimpinan rapat paripurna. “Tidak ada, tidak ada alasan. Yang jelas untuk konfirmasi soal ini silahkan ke pimpinan fraksi. Saya kira saya lebih tahu,” katanya.

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan perda tentang LPP APBD merupakan perda wajib yang harus disahkan paling lambat 31 Juli. “Kalau tidak diundangkan, bagaimana rencana persiapan Perubahan APBD Jember 2022? (Persetujuan) sisa penggunaan anggaran (silpa) dalam Perda LPP ini,” ujarnya.

Perubahan APBD merupakan salah satu agenda rutin daerah sebagai bagian dari tahapan sistem pengelolaan keuangan dalam rangka penyelenggaraan administrasi keuangan daerah yang optimal, transparan, dan akuntabel serta disusun berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dalam pasal 179 ayat 3 menyebutkan: penetapan rancangan peraturan daerah (perda) tentang APBD Perubahan dilakukan setelah berlakunya peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun sebelumnya.

Itqon tidak mengetahui alasan ketidakhadiran masing-masing anggota DPRD Jember. “Saya kurang paham, karena kalau soal absensi itu personal,” jelasnya.

Sebelumnya, pembahasan LPP APBD Jember 2021 telah melalui beberapa tahapan, mulai dari sidang pleno pembacaan nota pengantar, sidang pleno pembacaan pandangan umum fraksi, sidang pleno pembacaan jawaban Bupati. pandangan umum fraksi, hingga pembahasan Badan Anggaran DPRD Jember dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Ini kali pertama di masa pemerintahan Bupati Hendy Siswanto sidang paripurna ditunda karena tidak memenuhi syarat kuorum. Sidang paripurna akan kembali digelar pada Minggu (31/7/2022) malam. Berdasarkan peraturan DPRD Jember, apabila dalam rapat paripurna nanti persyaratan kuorum tidak terpenuhi lagi, maka rapat dianggap tidak dapat mengambil keputusan dan keputusan diserahkan kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk wilayah. [wir/ted]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *