3 Karyawan Pabrik Rokok di Malang Tertangkap Curi Cengkih Ratusan Kilogram

Malang (TintaSantri.com) – Tiga pencuri cengkeh di gudang produksi tembakau PT. Anak Sakti di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, ditangkap polisi, Jumat (22/7/2022).

Ketiga tersangka berinisial RAP (27), HR (22) dan IA (22). Mereka dikenal sebagai karyawan di perusahaan rokok tersebut. Sementara itu, seorang pelaku berinisial SYD (33), diketahui merupakan seorang kolektor barang curian. Dari hasil pemeriksaan, kelompok pelaku melakukan aksinya sejak 18 Juni 2022.

Aksi kawanan tersebut diketahui saat saksi dan pelapor mengecek rekaman CCTV di gudang produksi perusahaan. Hal itu dilakukan karena beberapa hari terakhir stok cengkeh di gudang sudah habis sebanyak 2 karung atau sekitar 50 kilogram lebih.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Menurut Ferli, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 20 Juli 2022. Dari rekaman CCTV di gudang produksi, terlihat ketiga pelaku mengambil barang curian tersebut.

“Tersangka kami amankan kurang dari 24 jam, berikut barang bukti antara lain KTP pegawai, 3 sepeda motor, 4 tas kretek dengan berat total 124 kilogram, beserta 2 timbangan,” kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian. Bara’langi.

Empat tersangka pencurian cengkeh

Donny menjelaskan, sebelumnya saat kejadian ditemukan, pelaku berhasil membawa 2 karung cengkeh dengan total berat kurang lebih 50 kilogram. Saksi menjelaskan bahwa dengan kehilangan 50 kilogram, kerugiannya adalah Rp. 6.550.000. “Untuk barang bukti lainnya yaitu softfile rekaman CCTV dan 4 handphone milik tersangka juga kami amankan,” kata Donny.

Donny melanjutkan, dari pengakuan tersangka, pelaku mengambil cengkeh dan membuangnya ke tempat sampah yang dibungkus kantong plastik hitam. Setelah aksi dianggap aman, bungkus cengkeh dimasukkan ke jok masing-masing sepeda motor yang ditutup jas hujan.

Tindakan tersebut untuk menghindari pemeriksaan keamanan di pabrik tempat mereka bekerja. “Mereka membawa cengkeh ke rumah tersangka SYD (33) yang bertugas menyiapkan tempat penampungan. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pasal 480 KUHP tentang permufakatan jahat untuk melakukan atau mengumpulkan barang curian,” pungkas Donny. [yog/suf]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *