5 UKM Perorangan dan 5 IKM Mlirip Mojokerto Terima NIB dan Sertifikat Merk Dagang

Mojokerto (TintaSantri.com) – Bupati Mojokerto menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat merek kepada para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis. Ada lima individu Usaha Kecil Menengah (UKM) dan lima Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah mendapatkan NIB dan sertifikat merek.

Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto itu menyerahkan NIB kepada lima individu pelaku UKM yakni Khalid, Kastik, Putri Ayu Akandi, Ida Sri Hariyati, Mulyani. Sementara itu, sertifikat merek dagang diberikan kepada Silverco, Hanseatic Gear, Foomi, Sansa dan Moendy Kitchen.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto itu juga memberikan penghargaan kepada Silverco sebagai produk unggulan IKM Desa Mlirip. Penyerahan NIB dan sertifikat merek dilakukan di aula Balai Desa Mlirip, Sabtu (23/7/2022).

Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati mengapresiasi Desa Mlirip karena sangat fokus meningkatkan perekonomian masyarakat. “Ini sangat luar biasa, bisa menumbuhkan daya saing dan daya saing produktivitas, kualitas, dan jangkauan perdagangan IKM. Selain itu, banyak juga pelaku usaha yang mengajukan NIB,” ujarnya.

Bupati juga mendorong para pelaku usaha yang belum memiliki legalitas untuk segera mengurusnya. Menurutnya, bisnis yang memiliki legalitas akan memberikan rasa aman dalam berbisnis. Menyertakan merek dagang juga sangat penting untuk identitas produk

“Jadi langkah awal NIB-nya, kemudian yang lainnya harus dilengkapi, termasuk sertifikat Izin Industri Rumah Tangga (PIRT) khusus pangan, karena legalitas adalah hal utama sebelum kita memulai usaha. Saat ini Pemkab Mojokerto dituntut untuk mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Karena Pemerintah Pusat secara bertahap akan membatasi transfer dana ke daerah. Sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) diminta mencari uang sendiri untuk membiayai kegiatannya. Menurutnya, Pemkab Mojokerto harus melihat peluang dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mlirip, Purwanto mengatakan, saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Mlirip sudah memiliki Bumdes sebagai upaya mendongkrak perekonomian masyarakat. “Saat ini kami masih bergerak di bidang distribusi kedelai, distributor beras yang sudah masuk Ajinomoto, lalu pembayaran pajak. Kami berharap pendapatan Desa Mlirip bisa meningkat,” ujarnya. [tin/but]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *