Congkel Dengan Kubut, Pelaku Potong Besi Jalur Pedestrian di Kota Mojokerto Pakai Palu

Mojokerto (TintaSantri.com) – Para pelaku pencurian grill pohon atau besi pengaman tanaman di jalur pedestrial di Kota Mojokerto melakukan aksinya dengan cara mencongkel gril menggunakan kubut. Aksi para pelaku tersebut dilakukan di Jalan Pahlawan dan berhasil membawa 42 grill.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Rizki Santoso menjelaskan, pelaku melakukan pencurian satu pasang gril besi penutup pohon dengan cara mencongkel gril tersebut menggunakan kubut. “Usai di congkel kemudian di angkat ke atas. Kubut tersebut di buat ganjel gril besi di pengait,” ungkapnya, Rabu (27/7/2022).

Besi tersebut kemudian diinjak beberapa kali sampai pengaitnya terlepas. Pada saat sudah terlepas gril besi tersebut di angkat ke sepeda motor dan dibawa pergi ke suatu tempat yang aman. Gril besi penutup pohon tersebut dipukul menggunakan palu sampai berupa kepingan kecil-kecil.

“Hasil potongan kecil-kecil tersebut dimasukkan ke sebuah karung dan dijual ke tukang rosokan keliling, dengan nominal sekali jual senilai Rp250 ribu. Keduanya diamankan pada, Kamis pekan sekira jam 02.30 WIB saat keduanya beraksi di trotoar Jalan Pahlawan depan Hotel Surya Mojopahit,” jelasnya.

Keduanya S (46) dan TS (34) warga Lingkungan Balongcangkring, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto diamankan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat. Petugas melakukan pengecekan dan didapati pelaku S yang sedang melakukan pencongkelan satu buah gril besi penutup pohon.

“Sementara pelaku TS sedang duduk di atas sepeda motor. Setelah dilakukan introgasi, pelaku S mengaku melakukan pencurian satu buah gril besi penutup pohon menggunakan satu buah kubut dan pelaku TS bertugas sebagai driver. Saat dilakukan pemeriksaan badan pelaku TS didapati satu buah sajam jenis parang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria menambahkan, pelaku S mengaku sudah beraksi sebanyak 42 kali. “Sebanyak 38 kali dilakukan sendiri dan empat kali dilakukan bersama pelaku TS. Aksi pelaku dilakukan di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto,” tambahnya.

Barang bukti yang diamankan, satu bendel mutual check pembangunan saluran dan trotoar Jalan Pahlawan tahun anggaran 2016. Sementara dari tangan pelaku diamankan berupa, satu buah gril besi penutup pohon yang berlogo dan bertuliskan Pemerintah Kota Mojokerto, satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam.

Satu buah STNK sepeda motor Honda Supra Fit, satu buah kubut dengan panjang 50 cm, satu buah parang dengan panjang 60 cm, satu buah martil. Keduanya dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun. [tin/kun]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *