IOH Pastikan Merger Indosat Ooredoo Sukses Lewat Laba Tengah Tahun

Surabaya (TintaSantri.com) – Meski banyak yang meragukan proses merger yang terjadi antara Indosat Ooredoo dan Tri, manajemen Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan bisnis mereka terus berkembang pasca merger.

IOH mencatatkan laba bersih pada semester pertama tahun 2022 sebesar Rp 3.260 miliar.o Total pendapatan pada kuartal kedua tahun 2022 meningkat 7,2% QoQ menjadi Rp 11.654 miliar, atau meningkat 50,3% YoY menjadi Rp 22.527 miliar pada semester pertama tahun 2022 IOH juga mencatat bahwa ARPU Seluler meningkat 9,2% menjadi Rp35 ribu pada kuartal kedua tahun 2022.

“Traffic data meningkat 9% pada kuartal kedua 2022 dibandingkan kuartal pertama 2022. Dengan total pelanggan seluler meningkat 1,6 juta QoQ menjadi 96,2 juta pada kuartal kedua 2022,” kata Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Diakui Vikram Sinha, pihaknya senang dapat menyampaikan bahwa semua indikator finansial dan komersial IOH menunjukkan momentum positif yang solid pada kuartal kedua tahun 2022. Seolah-olah ini mematahkan aksi merger mereka yang tidak menguntungkan.

Sebagai entitas baru yang dilebur pada awal tahun 2022, IOH resmi menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. IOH melanjutkan proses integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) tepat sasaran, yang didukung penuh oleh mitra strategis. Setelah proses selesai pada akhir tahun ini, pelanggan IOH akan menikmati pengalaman yang lebih baik untuk mendukung aktivitas dan gaya hidup digital mereka. Pada kuartal kedua tahun 2022, IOH bersama Lintasarta dan BDx bekerja sama meluncurkan perusahaan joint-venture untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dengan perusahaan data center baru yang fokus pada bisnis hyperscale.

IOH berperan penting dalam mendukung agenda strategis Indonesia untuk mendorong pemulihan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi dengan menjadi Mitra Resmi 5G Jakarta E-Prix. IOH juga akan meluncurkan layanan 5G di Bali dalam waktu dekat, untuk mendukung rangkaian agenda Kepresidenan G20.

“Manajemen IOH akan terus fokus pada penyelarasan dan transformasi organisasi, meningkatkan efisiensi biaya dan mempercepat proses integrasi, untuk memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa. Selanjutnya, kami ingin menciptakan nilai lebih bagi pelanggan dan pemegang saham kami, serta mempercepat transformasi digital Indonesia,” tutup Vikram.[rea]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *