Penggerebegan Oknum Polisi, Humas Polres Jombang: Bertamu Masalah Bisnis

Jombang (TintaSantri.com) – Ketenangan warga Desa Samborejo, Kecamatan Jogoroto, Jombang berubah menjadi kepanikan, Senin (25/7/2022) malam.

Disusul dengan razia yang dilakukan warga terhadap petugas polisi berinisial B (55).

Ceritanya, B berkunjung ke rumah S (45) di Desa Sambirejo. Bersamaan dengan itu, sekitar pukul 16.00 WIB, warga sekitar melakukan baring. Nah, hingga pukul 21.00 WIB, orang tersebut belum juga pulang. Warga yang curiga kemudian melakukan razia.

Kabag Humas Polres Jombang, Iptu Qoyum membenarkan kejadian tersebut. “Namun, masih kami selidiki apakah ada perbuatan asusila. Pasalnya, B dan S membahas urusan jual beli tanah tersebut,” kata Qoyum saat dikonfirmasi, Selasa (26/7/2022).

Qoyum menjelaskan, saat razia, warga menghadang di depan rumah. Tapi B melawan. Dia mengendarai sepeda motornya. Beberapa warga berusaha menarik sepeda motor dari belakang. “Jadi ada dua warga yang luka-luka karena diseret sepeda motor,” lanjut Qoyum.

Setelah itu, B dan S dibawa ke Polsek Jogoroto untuk dilakukan mediasi. Menurut Qoyum, hasil pemeriksaan di Polsek belum menemukan indikasi perbuatan asusila.

Siapa B dan S? Qoyum mengatakan B adalah anggota Polri yang bertugas di salah satu Polsek di wilayah Mojokerto. Sedangkan S adalah istri anggota TNI yang sedang bertugas di Surabaya. Saat kejadian, suami S sedang bertugas di Surabaya.

Berapa banyak orang yang diperiksa dalam kasus ini? “Kami masih melakukan panggilan. Jadi belum ada yang diperiksa. Nanti kalau kami berharap ada perkembangan, akan kami kabari lagi,” pungkas Qoyum. [suf/ted]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *