Pria Paruh Baya di Lamongan Disabet Sajam, Motif Pelaku Masih Didalami Polisi

Lamongan (TintaSantri.com) – Seorang pria paruh baya, Sukimin (57), warga Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng Lamongan, menjadi korban penusukan pada Sabtu (23/7/2022) sore kemarin. Hingga kini, motif pelaku masih diselidiki penyidik ​​Polres Lamongan.

Diketahui, akibat kejadian ini korban pasti mengalami luka serius di bagian punggung dan telinga. Korban terkena senjata tajam oleh pelaku.

Kabag Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, saat ini para pelaku telah ditangkap polisi. “Pelaku sudah ditangkap, tapi motifnya masih diselidiki penyidik,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (24/7/2022).

Anton menambahkan, polisi juga telah mencatat keterangan dari para saksi. Mengenai kronologisnya, ia menjelaskan, kejadian ini terjadi pada Sabtu (23/7/2022) siang.

Menurut keterangan saksi Rasdi (55), lanjut Anton, saat itu saksi sedang mengunjungi lahan milik Perhutani di RPH Kasah, BKPH Mantup, KPH Mojokerto, tepatnya di lahan Dusun Pancur, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng.

Namun, sebelum saksi tiba di darat, dalam radius beberapa meter saksi mendengar teriakan warga yang meminta tolong. Dia mendengar teriakan itu beberapa kali dan itu semakin keras.

Mengetahui hal tersebut, saksi akhirnya berusaha mencari sumber suara tersebut. Ia kemudian mengikuti jalan setapak menuju makam yang berdekatan dengan tanah Perhutani. Sesaat kemudian, saksi dikejutkan oleh keberadaan korban yang sudah tergeletak di tanah berlumuran darah.

Sardi kemudian berteriak sekeras yang dia bisa minta tolong. Hingga akhirnya teriakan saksi terdengar oleh seorang penggarap tanah setempat bernama Eka Adi Sandra (29). Adi kemudian bergegas menuju lokasi dengan mengendarai motornya,” lanjut Anton.

Tanpa pikir panjang, Adi menghampiri korban dan saksi langsung mengevakuasi korban. Adi dan Rasdi menggendong korban dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan dan pengobatan.

“Atas kejadian itu, mereka kemudian melaporkannya ke Polsek Sambeng. Dan berbekal keterangan saksi ini, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan identitas pelaku,” jelasnya.

Anton mengatakan, pelaku penusukan ini adalah Lamidi (51), warga Dusun Mlarek, Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng. Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

“Pelaku ditangkap beserta barang bukti senjata tajam berupa bento dan kayu yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 tentang Penganiayaan,” pungkasnya.[riq/ted]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *