Sebabkan 2 Orang Meninggal, Pelaku Tabrak Lari di Purwodadi Pasuruan Ditangkap

Pasuruan (TintaSantri.com) – AS, warga Probolinggo kini mendekam di penjara. Ia ditangkap oleh Polres Pasuruan karena menjadi tersangka dalam kecelakaan lain di Gerbang Tol Purwodadi yang menewaskan dua orang.

Polisi mengetahui identitas pelaku setelah memeriksa rekaman CCTV di Gerbang Tol Purwodadi. Setelah mengetahui mobil yang digunakan, polisi langsung mengecek posisi pelaku dari nomor kendaraan.

“Kami sudah bekerja sama dengan Jasa Marga untuk melihat rekaman CCTV, kemudian kami menemukan alamat pelaku yang berada di kawasan Probolinggo,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama.

Bayu mengatakan barang bukti di TKP sesuai dengan karakteristik mobil pelaku. Barang bukti berupa pecahan bemper mobil.

Menurut pelaku, dia tidak tahu bahwa dia telah memukul seseorang. AS mengira dia baru saja menabrak sepeda motor tanpa melihat ada korban.

“Saya tidak tahu kalau menabrak orang karena saya lihat ke kaca spion, saya tidak melihat ada korban jiwa. Saat saya berhenti di minimarket saya juga melihat hanya bumper mobil yang rusak dan tidak ada noda darah. ,” kata AS.

Kapolres Pasuruan, AKP Yudhi juga berpesan kepada masyarakat agar selalu melapor jika terjadi kecelakaan. Hal ini dapat membantu korban kecelakaan dalam perawatan medis.

“Bagi warga Kabupaten Pasuruan, saya menghimbau jika melihat kecelakaan, baik disengaja maupun tidak disengaja, segera laporkan. Karena satu detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa korban,” jelas Yudhi.

Pelaku diketahui telah melanggar peraturan perundang-undangan lalu lintas dan angkutan barang. Peraturan tersebut menyatakan bahwa pengemudi yang mengetahui adanya kecelakaan harus melaporkannya ke polisi, tidak melaporkannya tetapi melarikan diri sehingga menyebabkan korban meninggal.

Pelaku juga diancam dengan pidana penjara paling lama 3 tahun penjara dan denda Rp 76 juta. [ada/beq]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *