Warga Kurang Mampu di Sampang Terima Bantuan Bedah Rumah

Sampang (TintaSantri.com) – Warga miskin di Kabupaten Sampang, mendapat bantuan renovasi rumah tidak layak huni melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2022.

Sebanyak 465 warga telah tercover dan resmi menjadi penerima Program BSPS Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Reguler (BSPS).

Kepala Bidang Perumahan dan Pertanahan (Kabid) Kawasan Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Sampang, Roy Abdul Rokib mengatakan, seluruh warga yang mendapat bantuan program renovasi rumah tidak layak huni sudah masuk dalam daftar pengajuan.

“Bantuan perumahan untuk 465 warga ini terbagi dalam dua daftar penerima yang berbeda. Yaitu, termasuk BSPS Reguler dari aspirasi DPR RI dan BSPS PKE dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),” jelasnya, Rabu (27/7/2022).

Ia menambahkan, dana untuk setiap unit renovasi rumah sebesar Rp. 20.000.000 juta. Total anggaran, mencapai total anggaran Rp 9.300.000.000 juta. “Daftar penerima program BSPS Reguler sebanyak 80 orang yang tersebar di empat kecamatan. Yakni Camplong, Kota Sampang, Sreseh dan Sokobanah,” imbuhnya.

Ada 385 penerima program kategori BSPS PKE yang tersebar di empat desa. Diantaranya, Desa Tolang, Pelanggaran Barat, Kecamatan Banyuates, dan Desa Pasarenan, Desa Palenggian, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Seluruh penerima bantuan renovasi rumah dari program BSPS telah disurvei ke lapangan atau lokasi tempat tinggal penerima. Pelaksanaan program bantuan perumahan bagi warga kurang mampu, sambil menunggu desain perencanaan selesai. “Proses pelaksanaan bantuan renovasi rumah bagi warga kurang mampu di kawasan Sampang, target pembangunan atau pengerjaannya sampai akhir 15 Desember,” ujarnya..[sar/kun]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *