Warga Mojokerto Diduga Jadi Korban Begal, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Mojokerto (TintaSantri.com) – Bambang Sis Susanto (30) warga Dusun Pecuk RT 25 RW 09, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diduga menjadi korban aksi perampokan. Korban ditemukan terjatuh di selokan di Jalan Muria Raya, Desa Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (23/7/2022) dini hari.

Korban yang berdomisili di Desa Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini merupakan karyawan pabrik Tjiwi Kimia. Keluarga melaporkan aksi pencurian yang dialami korban ke Polsek Magersari. Korban sendiri masih menjalani perawatan untuk luka-lukanya.

Kasat Reskrim Polsek Magersari, Ipda Muslimin mengatakan tidak ada saksi mata dalam peristiwa tersebut. “Ada seorang warga yang sedang duduk di teras menghadap rumah dan mendengar suara retakan sekitar pukul 03.55 WIB. Saat saksi mencari sumber suara, saksi melihat ada korban masuk parit. Sendirian,” ujarnya. dikatakan.

Saksi melihat korban sendirian, tidak ada orang lain dan saksi tidak berani mendekat. Sementara itu, keluarga korban melaporkan bahwa jika korban mengaku ada yang menendang korban saat mengemudikan kendaraan di lokasi kejadian, korban kemudian terjatuh dan pelaku membawa kabur uang tersebut.

“Korban mengalami luka sobek di bagian mulut akibat benturan saat terjatuh. Tidak ada saksi yang melihat korban melakukan aksi perampokan, korban sendiri tidak bisa dimintai keterangan. Dia mengaku kepada ibunya bahwa dia membawa uang gaji, yang dia bawa begitu saja di tempat mandornya karena korbannya adalah karyawan kontrak,” katanya.

Saat itu, lanjut Kanit, korban hendak pulang. Setelah dibawa ke Rumah Sakit Emma, ​​​​Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk perawatan. Pihaknya bersama Satreskrim Polresta Mojokerto masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan perampokan tersebut.

“Ibu korban kemarin (Sabtu) sudah membuat laporan polisi di Mapolsek Magersari. Polisi kembali turun tangan untuk mengungkap kasus (dugaan aksi pembobolan). Kronologis pastinya belum bisa kami pastikan karena yang bersangkutan belum sadar,” tambah Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rizki Santoso.

Korban mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh korban yang diduga akibat penganiayaan oleh pelaku perampokan. Saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian dan kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepi. Pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Kami juga akan memeriksa beberapa saksi dan CCTV di sekitar TKP. Informasi dari keluarga korban bahwa malam itu sempat keluar (rumah), kabarnya untuk mendapatkan gaji. Nah, gajinya masih kami selidiki karena belum ada. konfirmasi dari Tjiwi Kimia mengenai hal ini. Mengenai kerugian ratusan juta, kami masih menyelidiki kebenarannya,” jelasnya. [tin/kun]


artikel berita ini telah tayang di Berita Jatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *