Brittney Griner, Alit Basket Putri AS Dihukum 9 Tahun Oleh Pengadilan Rusia, Ada Apa?

Brittney Griner, Alit Basket Putri AS Dihukum 9 Tahun Oleh Pengadilan Rusia, Ada Apa?

Surabaya (Beritajatim.com) – Kamis (4/8), pengadilan Rusia menjatuhkan hukuman 9 tahun penjara kepada bintang bola basket putri Amerika, Brittney Griner. Hal itu menyusul ditemukannya selongsong vape yang berisi kurang dari 1 gram ganja di bagasinya. Saat mendarat di Bandara Internasional Sheremetyevo, Moskow.

Peraih medali emas Olimpiade dua kali dan bintang WNBA (Asosiasi Bola Basket Nasional Wanita) datang ke Rusia untuk memperkuat tim Rusia selama offseason di AS. Namun, kasus ini justru membuatnya terseret ke dalam pusaran geopolitik ketika hubungan antara AS dan Rusia memburuk akibat perang antara Ukraina dan Rusia.

Tak hanya divonis hukuman penjara yang berat, wanita berusia 31 tahun itu juga didenda 1 juta rubel atau setara dengan 247 juta rupiah karena melanggar hukum Rusia.

Sebelum vonis dijatuhkan oleh hakim Anna Sotnikova, Griner telah meminta maaf dan meminta keringanan hukuman kepada hakim.

“Saya tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapa pun. Saya tidak pernah bermaksud untuk menyakiti penduduk Rusia. Saya tidak pernah bermaksud untuk melanggar hukum apa pun di sini. Saya akui saya melakukan kesalahan dan saya harap menurut penilaian Anda itu tidak akan mengakhiri hidup saya di sini. Saya tahu semua orang bicara pion politik. Tapi saya harap jauh dari ruang sidang ini,” kata Griner di persidangan, Kamis (4/8).

Griner mengakui kesalahannya, tetapi mengatakan bahwa dia secara tidak sengaja mengambil obat-obatan itu dengan terburu-buru untuk mengemasi kopernya. Pengacaranya, Maria Blagovolina dan Alexander Boykov mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan hakim.

Ia mengkritik putusan hakim yang mengabaikan alat bukti yang dimilikinya, serta pengakuan bersalah terdakwa.

“Putusan itu sama sekali tidak masuk akal, kami pasti akan mengajukan banding,” kata Boykov.

Mereka sekarang memiliki 10 hari untuk mengajukan banding. Sementara itu, di luar pengadilan. Boykov mengatakan kepada wartawan bahwa, untuk kasus yang sama di Rusia, hukuman rata-rata adalah lima tahun. Dan hampir sepertiga dari kasus tersebut dibebaskan bersyarat. (Yohanes)


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *