Bupati Kebumen, Resmikan Mushola Al Ikhlas dan Launching Layanan Kependudukan

Bupati Kebumen, Resmikan Mushola Al Ikhlas dan Launching Layanan Kependudukan

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto meresmikan Masjid Al Ikhlas (foto: istimewa)

KEBUMEN || TintaSantri.com – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto meresmikan kompleks Masjid Al Ikhlas Dinas Disdukcapil Kabupaten Kebumen di Jalan HM Sarbini. Peresmian sekaligus peluncuran beberapa program inovasi pelayanan kependudukan, Jumat (5/8/2022)

Hadir dalam kesempatan tersebut para kepala OPD dan sejumlah pegawai dari Disdukcapil, Disperindag UMKM dan PPKB Dinkes Kabupaten Kebumen. Acara dibuka dengan apel dan pengarahan bupati kepada ASN hingga peresmian Masjid Al Ikhlas dan senam sehat.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dalam pengarahannya pada morning call mengatakan, pekerjaan kantor harus diselesaikan dengan baik. Dia bahkan tidak menyarankan agar pekerjaan kantor dilakukan di rumah, yang menurutnya adalah waktu keluarga.

“Jangan bawa pekerjaan ke rumah, karena di rumah waktunya untuk keluarga, bukan bekerja, tetapi pekerjaan harus dilakukan terlebih dahulu di kantor,” katanya, diikuti gelak tawa para karyawan dan staf di tiga kantor tersebut.

Sementara itu, tambah Arif, pegawai dan pegawai ASN saat menjalankan cuti dinas tidak akan dipotong tunjangannya, itu hak ASN yang diberikan cuti 12 kali dalam setahun. Namun, pegawai dan ASN yang datang terlambat dan meninggalkan kantor tanpa alasan sampai batas waktu yang telah ditentukan akan dipotong tunjangannya.

“Kepala departemen dan bendahara ini perlu dicatat, jadi jika mereka resmi cuti, jangan dipotong tunjangannya dan berikan seluruhnya. Tapi kalau terlambat sampai dihitung di luar jam kerja dari tunjangan, saya coret, tidak dipotong lagi, tapi saya coret,” ujarnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Disdukcapil Kabupaten Kebumen, Anna Ratnawati mengatakan, pembangunan Masjid Al Ikhlas di lingkungan tiga dinas yakni Disdukcapil, PPKB Dinkes, Disperindag UMKM merupakan hasil swadaya dan gotong royong. ASN dan Non ASN serta bantuan dari Baznas Kabupaten Kebumen dengan total anggaran Rp. 160 juta rupiah.

“Dengan peresmian musala ini oleh Bupati, semoga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pegawai untuk beribadah dengan nyaman dan representatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Disdukcapil Kebumen juga meluncurkan beberapa program inovasi, yaitu Pesona Minggu Pagi, Gerlin Difaduk, dan Peti Megatruh.

“Dari program-program tersebut, kami memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan kesibukannya, kami memberikan kemudahan untuk mengelola data pribadi, seperti pemutakhiran data pada Program Pesona Minggu Pagi di alun-alun Kebumen, hingga program perlindungan disabilitas dan program pelaporan kematian dengan sistem informasi yang lebih cepat,” katanya.

Pesona Minggu Pagi (Kebaktian Yang Bikin Semua Bahagia, Sinambi Dokumen Santai Adminduk Can Anyar Maning) adalah pelayanan administrasi kependudukan pada hari Minggu tanpa hari libur di Alun-Alun Kebumen atau di Kantor Disdukcapil.

“Ini kami berikan kesempatan kepada masyarakat yang hari biasa tidak bisa mengurus Adminduk. Hari Minggu kami buka. Pelayanan ada 24. Jadi warga Kebumen yang berada di luar kota bisa memanfaatkan hari Minggu untuk mengurus Adminduk,” kata Anna.

Kemudian Gerlin Difaduk (Gerakan Perlindungan Disabilitas/Adminduk Sadar Difabel) merupakan layanan Adminduk bagi penyandang disabilitas dengan sistem penjemputan). Kemudian Peti Megatruh yaitu (Pelaporan Kematian Melalui Gerakan Adminduk, cepat, profesional, akurat, handal dan terpercaya)

Reporter: Fandy

Editor: Saya memasukkannya

artikel berita ini telah tayang di bratapos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *