Diduga Terjadi Penyelewengan Dana, Guru Madrasyah Keluhkan Gaji yang tidak Kunjung Cair

Diduga Terjadi Penyelewengan Dana, Guru Madrasyah Keluhkan Gaji yang tidak Kunjung Cair

BUNGO || Bratapos – Madrasah Ibtdayah Bukit Kemang Batang Uleh merupakan salah satu Madrasah Batang Uleh yang mendapat dukungan dana dari koperasi kelapa sawit di bawah naungan PT. SINARMAS SKU Tambora, namun dua bulan terakhir dana tersebut belum diperoleh.

Isya selaku Kepala Madrasah juga menyampaikan keluhannya kepada media Bratapos.

“Sudah 2 bulan ini kami tidak menerima gaji, dan sekarang sudah memasuki bulan ketiga tapi dana belum juga datang. Mungkin untuk orang lain Rp 250.000,- itu tidak seberapa, tapi bagi saya yang lama. sangat berharga. Selain gaji yang diberikan oleh Kemenag, dana dari koperasi sawit juga bisa menjadi pemicu semangat para guru muda yang membantu saya mengajar.” dia berkata

Desa Bukit Kemang Batang Uleh, Desa Renah Jelemu, Desa Batang Uleh Tebing Tinggi, Desa Ramah Batang Uleh yang terletak di Kecamatan Tanah Grow, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi merupakan desa yang menerima dana dari plasma kelapa sawit. Namun, hingga kini, dana yang seharusnya dicairkan sejak Juni belum juga muncul.

“Yang saya heran, desa-desa lain seperti Desa Tebing Tinggi Batang Uleh, Desa Renah Jelemu, Desa Rambah Batang Uleh semuanya dilikuidasi setiap bulan. Dan Bukit Kemang Batang Uleh saja yang tidak mendapatkan yang biasa. pendanaan tanpa mengetahui alasannya.” Isya melanjutkan sebagai kepala Madrasah Ibtidayah Bukit Kemang Batang Uleh.

Instansi terkait dan APH diminta untuk dapat melakukan pemeriksaan terhadap permasalahan yang dialami oleh pihak sekolah, sehingga audit terhadap koperasi kelapa sawit yang bernaung di bawah PT. Sinarmas SKU Tambora karena diduga melakukan penggelapan anggaran. (IQ)

artikel berita ini telah tayang di bratapos.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *