Gelar Bimtek Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi, Pemkot Kediri Target Nilai 4

Gelar Bimtek Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi, Pemkot Kediri Target Nilai 4

Kediri (TintaSantri.com) – Pemerintah Kota Kediri telah menetapkan target poin 4 dalam penilaian kematangan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terpadu. Untuk mencapai target tersebut, salah satu caranya adalah melalui Bimtek Penilaian Maturitas SPIP secara terpadu oleh Inspektorat.

Inspektorat Inspektorat Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardhani mengungkapkan, kegiatan ini berdasarkan peraturan BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Self Assessment maturitas SPIP Terintegrasi.

“Berdasarkan peraturan tersebut, setiap Kementerian/Lembaga/Daerah wajib melakukan penilaian mandiri,” ujarnya, Senin (8/8/2022).

“Melalui self assessment maturitas SPIP ini dapat diketahui sejauh mana pelaksanaan SPIP di masing-masing OPD khususnya dan Pemkot Kediri.” wahyu tambahan.

Acara dihadiri 12 OPD di Kota Kediri sebagai hasil sampling yang memenuhi 30 persen sasaran strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan 40 persen anggaran APBD.

Ke-12 OPD tersebut antara lain Bagian Organisasi, BPPKAD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Disperdagin, DPUPR, Bappeda, DLHKP, BKPSDM, dan Inspektorat.

Selanjutnya berdasarkan target RPJM Nasional 2015-2019, maturitas SPIP masing-masing Kementerian/Lembaga/Daerah minimal level 3.

Sementara itu, dalam RPJMN 2020-2024, Pengelola Daftar Indeks menargetkan skor minimal 3.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai tantangan pencapaian target tersebut, pihaknya mengatakan beberapa hal. “Karena penilaian SPIP Terpadu ini menggunakan metodologi baru. Kalau dulu hanya SPIP, untuk SPIP terintegrasi meliputi penilaian SPIP, indeks manajemen risiko dan indeks efektivitas pengendalian korupsi,” jelasnya.

“Sedangkan tantangan di masing-masing OPD adalah perlunya komitmen dari pimpinan masing-masing dan dari pemerintah Kota Kediri,” tambah Wahyu.

Ia berharap melalui kegiatan ini, Pemkot dapat melakukan self assessment SPIP secara terpadu dan mampu menyelenggarakan SPIP secara berkesinambungan mengingat SPIP merupakan amanat dari PP No. 60 Tahun 2008. [nm/beq]


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *