Jaring 60 Pemain, PSSI Jatim Siapkan Proyeksi Tim PON XXI

Jaring 60 Pemain, PSSI Jatim Siapkan Proyeksi Tim PON XXI

Diposting pada 1 views

Surabaya (beritajatim.com) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Jawa Timur mulai mempersiapkan tim sepak bola Jawa Timur memproyeksikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

Setelah sukses meraih medali perunggu, PSSI Jatim mulai mempersiapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Tahap awal ini sudah mulai menyeleksi pemain dan pelatih.

Project Officer proyeksi PON XXI tim sepak bola Jatim, Amir Burhanuddin mengatakan, saat ini ada 60 pemain lulusan Pekan Olahraga (Porprov) Provinsi Jatim VII 2022 yang direkrut oleh pencari bakat.

“Sumber pemain ini adalah hasil dari Pemprov, kami kumpulkan di Malang. Nanti kita pilih 30 pemain dari 60 yang kita pastikan tercover oleh klub-klub yang bermain di Liga 3. Kemudian, kita juga akan pantau Piala Soeratin U-17,” kata Amir saat menjelaskan program Asprov PSSI Jatim di depan Gedung Serbaguna. Tim Pembina dan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur.

Untuk pemain yang sudah disaring, belum bisa dipastikan masuk tim PON Jatim karena PSSI Jatim akan terus mencari pemain terbaik.

“Sebagai dasar pemilihan pemain, selain hasil Porprov VII kemarin, tahun depan juga ada Porprov VIII. Karena itu, masih ada peluang masuk tim Jatim.

Selain pemilihan pemain, Amir mengatakan saat ini ada tiga nama calon pelatih yang sudah disiapkan. Diantaranya, Fakhri Husaini saat ini menjadi pelatih Persela Lamongan, Uston Nawawi kini menjadi Asisten Pelatih Persebaya dan Joko Susilo sebagai Direktur Teknik PSSI Jawa Timur.

“Jadi, kita butuh pelatih yang paham membaca dan membuat strategi. Untuk itu kami mengusulkan nama Fakhri Husaini, Joko Susilo dan Uston Nawawi,” jelasnya.

Dengan pelatih dan materi yang ada, ia menargetkan bisa lolos ke Pra PON.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Jatim, Irmantara Subagjo, mengatakan akan mendukung apa saja yang bisa mendukung prestasi Jatim.

“Nama-nama ini akan kita terima dulu, baru akan ada seleksi pelatih. Tentu yang terbaik akan kita pilih,” ujarnya.

Untuk cabang olahraga sepak bola PON XXI/2024, PSSI Pusat telah menetapkan maksimal atlet kelahiran 1 Januari 2003 dan pemain amatir. Artinya pemain League 1, League 2, dan EPA U-18 tidak bisa tampil karena sudah menjadi pemain profesional. [way/but]


artikel berita ini telah tayang di beritajatim.com