Kasus Tembak Menembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Polri Tetapkan Bharada E Tersangka

Kasus Tembak Menembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Polri Tetapkan Bharada E Tersangka

Jakarta (TintaSantri.com) – Polri resmi menetapkan Bharada E sebagai tersangka atas meninggalnya Brigjen Nofriasnyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebelumnya, Bharada E terlibat baku tembak yang menyebabkan Brigadir J tewas di rumah Ferdy Sambo. Penetapan tersangka dilakukan tim dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri.

“Setelah memeriksa banyak saksi, dan penyitaan barang bukti, kami telah melakukan kasus,” jelas Brigjen (Brigjen) Andi Rian, Direktur Dittipidum Bareskrim Polri, melalui siaran langsung Facebook Divisi Humas Polri, Rabu. (03/08/2022).

Dari judul kasus tersebut, kata Andi Rian, sudah cukup menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus baku tembak yang terjadi di TKP Duren Tiga.

“Penetapan Bharada E sebagai tersangka terkait kasus pelaporan oleh tim pengacara keluarga Brigjen J. Dalam proses penyidikan kasus tersebut, tim penyidik ​​memeriksa 42 saksi, termasuk ahli, dan 11 anggota keluarga Brigjen J.” Andi menjelaskan.

Hasilnya, kata dia, tim penyidik ​​memiliki cukup bukti untuk mengidentifikasi tersangka. Andi juga menjelaskan, dari konstruksi judul perkara yang telah dilakukan, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP jo Pasal 55, dan Pasal 56 KUHP.

“Tuduhan itu berkaitan dengan pembunuhan, dan, penyitaan nyawa orang lain.” dia menambahkan.

Andi menjelaskan penetapan tersangka terhadap Bharada E tidak menghentikan proses penyidikan untuk mencari calon tersangka lainnya.

“Sudah saya jelaskan tadi bahwa penggunaan pasal-pasal yang terdapat (Pasal) 55 dan 56,” jelas Direktur Bareskrim Polri itu.

Selain itu, Humas Polri mengatakan penetapan tersangka merupakan tindak lanjut dari komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Ini menunjukkan komitmen Kapolri untuk mengungkap kasus secara terbuka,” jelas Dedi Prasetyo, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polri melalui siaran langsung di Facebook Humas Polri, Rabu (3/8). /2022).

Dedi mengatakan melalui Tim Khusus ada inspektorat khusus (irsus). Irsus saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus meninggalnya Brigadir J yang terjadi di Komplek Polres Duren Tiga.

“Bahwa tim khusus ini selain tim investigasi yang dipimpin oleh Pak Dirpidum, tim ini juga memiliki irsus, irsus ini melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait dengan masalah kejadian di TKP Duren Tiga,” tambah Dedi dalam penyampaiannya. (dan/ted)


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *