Pemprov Borong Penghargaan di LAN RI Award, Khofifah Widyaiswara Kehormatan

Pemprov Borong Penghargaan di LAN RI Award, Khofifah Widyaiswara Kehormatan

Surabaya (TintaSantri.com) – Komitmen Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terhadap pengembangan kompetensi ASN membuahkan penghargaan yang membanggakan dari Badan Administrasi Negara (LAN).

Dalam acara LAN Award Makarti Bhakti Nagari 2022 LAN RI memberikan penghargaan dengan mengangkat Gubernur Khofifah sebagai Ahli Kehormatan Utama Widyaiswara (WI).

Selain itu, dalam acara serupa juga diberikan penghargaan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim sebagai Peringkat I Lembaga Diklat Berprestasi Berprestasi 2022 Kategori Lembaga Diklat Pemda.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Prof Mahfud MD dan Kepala LAN RI Adi Suryanto kepada Gubernur Khofifah di Jakarta. Penghargaan ini juga digelar sebagai rangkaian peringatan HUT ke-65 LAN RI.

Pengangkatan Gubernur Khofifah sebagai Ahli Utama Kehormatan WI didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Kepala LAN RI Adi Suryanto mengatakan Gubernur Khofifah telah memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kompetensi ASN. Padahal, sebelum partainya menjadi Gubernur Jawa Timur.

“Sejak menjadi Menteri Sosial, Ibu Khofifah telah menyumbangkan pemikirannya untuk berbagai program pelatihan dari staf ASN hingga pejabat tinggi. Beliau adalah pembicara yang handal dan sangat kuat dalam memberikan referensi untuk kemajuan kualitas ASN dan lembaga pelatihan,” kata Adi Suryanto.

Adi mengatakan, WI Expert Utama merupakan jenjang tertinggi jabatan fungsional WI yang memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak penuh untuk melaksanakan kegiatan pelatihan, pengembangan pelatihan, penjaminan mutu pelatihan dalam rangka pengembangan kompetensi.

“LAN RI tidak mungkin bekerja sendiri dalam mendorong inovasi pengembangan SD. Maka LAN RI memberikan apresiasi kepada Ibu Khofifah yang telah memberikan dedikasi yang luar biasa khususnya bagi lembaga pelatihan yang berprestasi,” ujar Adi.

Menurut Adi, salah satu komitmen Gubernur Khofifah terhadap pengembangan SDM ASN juga terlihat dari kesediaannya berbagi ilmu di tengah kesibukannya sebagai gubernur.

“Yang sangat kami kagumi adalah beliau tidak pilih-pilih dalam meningkatkan pendidikan dan pelatihan yang diikutinya. Bahkan dari tingkat pelatihan CPNS hingga pelatihan kepemimpinan nasional, beliau menyempatkan diri untuk hadir dan berbagi ilmu, pengalaman dan pemikirannya tentang bangsa dan pemerintahan,” ujar Adi.

Adi Suryanto mengatakan, tantangan birokrasi semakin kompleks dan kompetitif. Hal ini didasari oleh kemajuan teknologi, tantangan mega trend global, VUCA dan tentunya tantangan pandemi COVID-19 yang masih belum usai.

“Tantangan ini menuntut kita semua untuk siap beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi,” kata Adi.

Atas penghargaan ini, Gubernur Khofifah mengucapkan terima kasih kepada LAN RI. Dikatakannya, sinergi yang telah dibangun antara LAN RI dan BPSDM Jatim akan menjadi modal penting dalam mewujudkan kualitas ASN yang handal dan berdaya saing terhadap berbagai kemajuan zaman.

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim melalui BPSDM akan selalu siap berkontribusi dalam pengembangan kualitas ASN, tidak hanya untuk ASN di Provinsi Jawa Timur. Tapi juga seluruh ASN di Indonesia.

“Dalam beberapa inovasi pelatihan yang dilakukan BPSDM, ternyata ASN juga banyak diminati oleh ASN dari luar Provinsi Jawa Timur. Misalnya Webinar Pembelajaran ASN yang diikuti ribuan ASN dari dalam dan luar Jawa Timur. Saya Saya sendiri sangat antusias untuk bisa berbagi ide di forum pembelajaran,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai menambahkan, keberhasilan BPSDM Jatim meraih penghargaan Lembaga Diklat Berprestasi 2022 merupakan wujud komitmen Pemprov Jatim untuk selalu meningkatkan dan mengembangkan lembaga diklat yang berkualitas dan terdepan. .

Dalam proses seleksi penghargaan, setidaknya ada empat tahapan yang harus dilalui. Antara lain pendaftaran, penilaian administrasi, presentasi nominasi yang dilakukan di depan tim juri. Tim juri yang terdiri dari Dirjen Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Teguh Setyabudi, M.Si, Akademisi Universitas Indonesia Siti Rahmah Fitrianti, dan Wakil Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Medelina K. Hendytio.

Selain dinobatkan sebagai lembaga pelatihan berprestasi, BPSDM Jawa Timur juga masuk dalam 10 besar kategori Penghargaan Widyaiswara Berprestasi dan 10 Penghargaan Inovasi Terbaik Pengembangan Materi Microlearning. [tok/but]


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *