Pengolahan material pasir yang mengandung emas dengan menggunakan tromol, Jumat (5/8/2022).

Perhatian ! Tromol Beroperasi Disekitar Lahan Pertanian dan Pemukiman Warga Ditertibkan

Diposting pada 1 views

NAMA | Bratapos.com– Terkait dengan kegiatan pengolahan bahan pasir yang mengandung emas dengan menggunakan drum. Dan juga tong-tong yang mengolah material pasir tercemar merkuri akan dicatat oleh Pemerintah Daerah Buru.

Pendataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Temok Karyadi kepada awak media di kantor DPRD Buru, Jalan Nametek Jiku Kecil usai rapat dengan anggota DPRD Buru dari Komisi II, Jumat (5/5). /8/2022).

“Memang benar akan ada pendataan oleh petugas kami di lapangan, sesuai dengan perintah Pj Bupati Buru, Djalaludin Salampessy. Perintah itu disampaikan kepada kami saat bertemu dengan Pj Bupati Buru,” kata Kepala Dinas Diss.

“Dan sekarang petugas kami sudah melakukan pendataan dan pendokumentasian. Kami hanya mengambil data, nanti yang menguasai drum dan tong itu dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP),” jelas Temok.

Tahun lalu tidak ada kegiatan penambangan, lalu tidak ada drum, tetapi sekarang ada kegiatan dan banyak drum di pemukiman penduduk dan di sekitar lahan pertanian.

“Makanya kami melakukan pendataan. Waktu itu kami dari Dinas Pertanian yang melaksanakan perintah, tapi kami bekerjasama dengan Mako Koramil. Dan saat itu semua aktivitas drum dihentikan,” jelas Temok.

Perlu diketahui masyarakat dataran Waeapo telah dijadikan lumbung pangan nasional oleh Presiden Jokowi Widodo.

“Jadi kalau ada lahan pertanian tidak boleh melakukan kegiatan drum dan sebagainya yang bisa mencemari lingkungan. Akibat tercemarnya limbah merkuri maka kualitas hasil panen akan terganggu,” pungkasnya.

artikel berita ini telah tayang di bratapos.com