Sirkuit Motocross Jotosanur Lamongan Bakal Direplikasi di Tangerang?

Sirkuit Motocross Jotosanur Lamongan Bakal Direplikasi di Tangerang?

Lamongan (TintaSantri.com) – Sirkuit Jotosanur Kodim 0812 Lamongan yang nantinya akan menjadi ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri-1 Motocross banyak menarik perhatian publik. Tak terkecuali Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

Diketahui, sirkuit yang terletak di Kecamatan Tikung ini baru rampung setelah melalui proses kurang lebih satu bulan. Selain itu, sirkuit yang memiliki panjang 1,5 kilometer ini juga diprediksi menjadi sirkuit Motocross terpanjang di Indonesia.

Oleh karena itu, wajar jika Walikota Tangerang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Tangerang langsung mengunjungi sirkuit setempat pada Selasa (2/8/2022) hari ini, karena penasaran melihat bentuk sirkuit Motocross ini.

Sesampainya di Lamongan, orang nomor satu di Kota Tangerang tersebut disambut hangat oleh Sekda Kabupaten Lamongan dan sejumlah Ketua OPD. Turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua Umum Ikatan Motocross Indonesia (IMI) Lamongan, David Rigi Afandi, yang menjelaskan tentang konstruksi dan keunggulan sirkuit.

“Saya salut kepada Bupati dan Wakil Bupati Lamongan beserta seluruh jajarannya, sehingga lokasi ini bisa dikolaborasikan dengan berbagai pihak dan dengan masyarakat sekitar,” kata Arief usai menjajal lintasan sirkuit dengan mengendarai sepeda motor jenis ATV.

Berdasarkan pengamatannya, Arief juga menilai Sirkuit Jotosanur memang sangat cocok dijadikan sebagai tempat perhelatan nasional dan akan menjadi kebanggaan semua orang, khususnya masyarakat di Kota Soto.

“Semoga warga Tangerang juga bisa datang berkunjung untuk memeriahkan acara ini. Kedepannya semoga bisa diadakan acara-acara lainnya disini, sehingga kita bisa terus bersinergi untuk memajukan Indonesia,” ujarnya.

Saat Walikota Tangerang berkunjung ke Sirkuit Jotosanur Lamongan dan disambut sejumlah OPD Lamongan, Selasa (2/8/2022).

Selain penasaran dengan sirkuit ini, Arief juga mengungkapkan bahwa kedatangannya dalam rangka mempelajari sirkuit ini lebih dalam. Pasalnya, saat ini pihaknya juga tengah sibuk mempersiapkan Porprov Provinsi Banten yang akan segera digelar.

“Kami berkunjung untuk belajar, karena berada di Kota Tangerang dalam rangka persiapan Porprov Provinsi Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam kunjungannya, Arief juga mengaku belajar dari EO yang menangani sirkuit dalam pagelaran event nasional. Mulai dari penyiapan, pengembangan lahan dan kelengkapan sarana dan prasarana yang tentunya mengacu pada standar nasional.

“Tadi kalau kita lihat di sini ada panjang tanah 1,5 kilometer. Lalu ada 13 etape juga, mungkin di sana (Tangerang) nanti bisa disesuaikan, bisa ditambah atau dikurangi,” jelasnya.

Apalagi menurut Arief, kontur tanah di Lamongan dan Kota Tangerang relatif sama. “Kontur tanahnya sama. Itulah tepatnya yang kita pelajari di sini. Tadinya kita mau ke Bekasi, tapi kita pilih Lamongan karena di Bekasi tanahnya berbukit, kalau disini datar kita akan replika ini untuk Tangerang,” jelasnya.

Ia berharap sirkuit serupa juga bisa terwujud di Kota Tangerang. Sehingga juga akan menjadi destinasi baru bagi para atlet motocross. “Kalau sekarang di Lamongan, mudah-mudahan nanti di Tangerang, jadi mereka (atlet) tidak bosan,” lanjutnya.

Arief mengungkapkan, saat ini Kota Tangerang sedang mengembangkan sportainment, yang menjadikan industri olahraga tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga untuk hiburan masyarakat.

Dengan cara ini, Arief optimistis, sejumlah sektor lain juga akan diuntungkan. “Dengan adanya event sportainment, UMKM akan lebih berkembang, hotel dan restoran akan terisi. Sehingga perekonomian bisa lebih cepat pulih,” pungkasnya. [riq/but]


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *