Syarat Ikut Langsung Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka, Pemerintah Sediakan 2000 Kuota

Syarat Ikut Langsung Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka, Pemerintah Sediakan 2000 Kuota

Surabaya (Beritajatim.com) – Perayaan HUT RI ke-77 tahun ini akan berlangsung sangat meriah, mengingat baru kali ini Istana Merdeka menggelar upacara kemerdekaan secara penuh pasca pandemi Covid-19. Dimana masyarakat akan kembali dapat menikmati perayaan kemerdekaan secara langsung di Istana.

Melalui laman Youtube Sekretariat Presiden, Heru Budihartono selaku Kepala Sekretariat Presiden mengatakan, setidaknya akan ada 1000-2000 undangan bagi masyarakat yang ingin mengikuti aksi pagi di Istana Merdeka. Dan 2000-3000 undangan untuk apel sore.

Lalu, siapa saja yang bisa hadir langsung di Istana Merdeka?

Semua orang yang berusia minimal 18 tahun dapat hadir, dengan syarat telah mendaftar dan mengisi formulir pendaftaran di https://pandang.istanapresiden.go.id, tentunya selama kuota undangan masih tersedia. Setelah mendaftar dan mendapatkan persetujuan, masyarakat diwajibkan untuk mengambil undangan resmi dalam bentuk fisik di Toko Krida Bhakti. Sesuai dengan jadwal rekrutmen yang telah ditentukan. Undangan hanya berlaku untuk satu orang dan tidak diperbolehkan membawa balita.

Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat yang ingin mengikuti upacara HUT RI ke-77 harus sudah mendapatkan vaksin atau booster dosis ke-3. Undangan juga harus melakukan antigen pada H-1 upacara pada 17 Agustus mendatang. Selain itu, masyarakat tetap diwajibkan memakai masker.

Selain bisa mengikuti upacara kemerdekaan secara offline. Bagi masyarakat yang tidak bisa mengikutinya secara langsung, bisa juga mendaftar untuk mengikuti upacara kemerdekaan melalui online. Pendaftaran dilakukan di alamat situs yang sama.

Tidak hanya protokol resmi upacara kemerdekaan, masyarakat juga akan dihibur dengan pertunjukan kesenian rakyat. Berbagai budaya dari berbagai daerah akan dipentaskan, mulai dari tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur, tari Lumense dari Sulawesi Tenggara dan berbagai musik tradisional.

Kuota yang dibuka pemerintah untuk jumlah undangan dari berbagai elemen juga ditambah. Kali ini, pemerintah membuka 77.000 undangan. Angka ini bukan sekedar angka, karena angka tersebut mengikuti angka peringatan 77 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. (Yohanes)


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *