Tak Hanya Buat Candu, Sering Melihat Film Bokep Juga Berikan Dampak Ini

Tak Hanya Buat Candu, Sering Melihat Film Bokep Juga Berikan Dampak Ini

Surabaya (TintaSantri.com) – Menonton film porno atau film porno seringkali membuat seseorang ketagihan. Meski mungkin awalnya hanya karena faktor kebetulan. Namun, dari situ terkadang timbul rasa penasaran.

Sehingga tanpa disadari, mereka sering mencari hal baru di berbagai situs terlarang. Hingga akhirnya merasakan kenikmatan dan berakhir dengan kecanduan.

Hal ini sebenarnya dipicu oleh hormon dopamin yang dilepaskan secara berlebihan saat seseorang asik menonton film dewasa. Hormon ini kemudian meningkatkan perasaan bahagia.

Meski begitu, menonton film porno atau 18+ secara terus-menerus sebenarnya dapat menimbulkan dampak negatif lainnya, seperti;

Terlalu banyak masturbasi

Menonton pornografi seperti makan makanan enak tapi sebenarnya berbahaya bagi kesehatan. Karena selain menimbulkan perasaan senang dan puas, kecanduan film porno dan sejenisnya juga bisa membuat seseorang lebih sering melakukan masturbasi.

Dimana hal ini juga berdampak negatif bagi kesehatan, seperti bisa membuat penis cedera hingga meningkatkan risiko kanker prostat. Bahkan bisa membuat kehidupan seksual dengan pasangan terganggu.

Kerusakan otak

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kecanduan film porno dan sejenisnya dapat merusak otak. Tepatnya di otak depan disebut Pre Frontal Cortex (PFC). Jika sudah begini, akan banyak gejala yang bisa dialami, seperti mudah lupa dan hasrat seksual menurun.

Ingin melakukan tindakan seksual

Seseorang yang kecanduan pornografi seringkali memiliki perasaan ingin melakukan tindakan seksual. Jika seseorang memiliki pasangan suami atau istri, itu mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Namun, jika tidak, itu akan berbahaya.

Seseorang akan mencari jalan keluar. Hingga tak sedikit yang kemudian menjadi pemerkosa atau pelaku sodom. Bahkan ada juga yang melampiaskannya dengan melakukan perbuatan tidak senonoh yang tidak biasa, seperti pada benda atau bahkan binatang. (fyi/ian)


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *