Tips Belajar dengan Lebih Menyenangkan dan Efektif, Pakai Metode Ini Saja

Tips Belajar dengan Lebih Menyenangkan dan Efektif, Pakai Metode Ini Saja

Surabaya (TintaSantri.com) – Banyak anak merasa bahwa belajar adalah sesuatu yang membosankan. Ternyata bukan soal belajarnya tapi caranya yang perlu diubah agar lebih menyenangkan dan efektif.

Ciptakan Suasana Nyaman Saat Belajar

Disadari atau tidak, suasana memberikan pengaruh penting dalam proses pembelajaran. Ada beberapa cara untuk menciptakan suasana yang nyaman, mulai dari mendengarkan musik, mencari tempat yang tenang seperti taman atau ruangan yang tenang.

Merekam Materi dalam Ringkasan

Dalam satu buku teks, tidak perlu memahami semuanya. Kita hanya perlu menuliskan poin-poin penting dalam ringkasan untuk memudahkan kita memahami isi materi yang diberikan.

Undang Teman untuk Membuat Grup Belajar

Belajar bersama atau berkelompok akan membangun suasana santai sehingga otak lebih rileks dalam memahami pelajaran/materi yang disampaikan. Tidak hanya itu, dengan belajar kelompok akan lebih mudah untuk saling memahami atau membantu jika ada yang kurang jelas.

Bukan hanya teori tapi dengan praktek

Sebuah teori dapat lebih mudah dipahami jika dipraktekkan sekaligus membuatnya lebih efektif. Selain menghilangkan kejenuhan atau kebosanan, belajar dengan latihan membantu panca indera lainnya dalam menangkap materi. Jika hanya dengan teori, mungkin otak akan menerimanya, tapi latihan mata dan organ lain jika bergerak.

Lakukan secara rutin dengan durasi yang lebih singkat

Sesuatu akan lebih mudah diingat jika dilakukan secara rutin. Oleh karena itu, lebih baik membangun kebiasaan belajar yang teratur daripada belajar dalam jangka waktu yang lama. Selain membosankan, tentunya akan membuat anak tidak bisa berpikir lebih jernih. Belajar secara teratur walaupun hanya satu jam akan jauh lebih efektif.

Singkirkan kebiasaan menghafal untuk memahami

Metode pembelajaran yang kurang tepat adalah menghafal. Ternyata, menghafal bukanlah cara belajar yang efektif. Sebaiknya, anak diajak untuk memahami bukan sekedar menghafal. Karena hafalan akan lebih mudah dilupakan daripada anak benar-benar memahami makna dari materi yang diberikan. Setelah setiap penyajian materi selesai, ajaklah anak-anak untuk menceritakan kembali apa yang mereka dapatkan. (PRD/ian)


artikel berita ini telah tayang di TintaSantri.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *